Selasa, 13 Mei 2014
TRADISI
MERARIK(MENIKAH) DI LOMBOK
Di Lombok,memiliki banyak tradisi/kebudayaan baik
tradisi/kebudayaan yang menyangkut masalah keagamaan,tradisi/kebudayaan yang
menyangkut masalah keseniaan maupun tradisi/kebudayaan yang lain.Adapun tradisi
menikah yang biasa dilakukan oleh orang Lombok yaitu tradisi merarik(menikah
dalam bahasa sasak).Tradisi merarik/menikah memiliki banyak tahapan mulai dari
selarian sampai dengan tahap akhir dalam tradisi merarik.Adapun urutan kegiatan
dalam tradisi merarik ada 8 (delapan) tahapan sebagai berikut :
1.
Pesebaan/selarian
Pesebaan/selarian adalah tahapan awal dari
tradisi merarik/menikah yang dimana pengantin laki-laki mencuri pengantin
perempuan,ini artinya pengantin laki-laki menjemput pengantin perempuan ke
rumahnya untuk menikah/dibawa ke rumah pengantin laki-laki tanpa sepengetahuan orang tua pengantin
perempuan serta masyarakat sekitar rumah pengantin perempuan.Di rumah pengantin
laki-laki mengadakan acara yang disebut merangkat.Dalam merangkat,teman-teman
serta tetangga dari pengantin laki-laki membawa ayam masing-masing 1 ayam untuk
disembelih dan dimasak untuk dimakan dengan nasi hangat.
2.
Sejati/nyelabar
Sejati/nyelabar adalah pemberitahuan dari
pihak laki-laki untuk orang tua/pihak perempuan bahwa anak atau sanak saudaranya
telah merarik/menikah.
3.
Bait wali
Bait wali adalah meminta wali dari pihak perempuan yang akan
dijadikan sebagai wali dalam acara akad nikah kedua pengantin tersebut.
4.
Ngawinan
Ngawinan adalah acara yang dimana kedua
pengantin melaksanakan akad nikah atau mengikrarkan akad nikah.
5.
Rebak Pucuk Bait Janji
v
Rebak pucuk adalah kesepakatan pisuke(uang untuk
acara begawe).
v
Bait janji adalah menentukan hari untuk
melaksanakan acara begawe.
6.
Begawe
Begawe adalah acara yang menyerupai pesta
namun dilaksanakan secara adat/kebiasaan/tradisi di Lombok.Yang membedakan
pesta dengan begawe adalah makanan serta adatnya.Acara begawe dilaksanakan
untuk merayakan menikahnya salah satu keluarga mereka.Dalam acara begawe ada
tradisi yang disebut Sorong Serah Aji Krame. Sorong Serah Aji Krame adalah
urutan acara merarik yang menandakan telah selesainya acara merarik/menikah
secara adat/tradisi dan agama.
7.
Nyongkolan
Nyongkolan adalah tradisi penting dalam
acara merarik .Acara nyongkolan dilakukan pada sore hari bertepatan dengan hari
begawe,dalam acara nyongkolan pengantin laki-laki dan perempuan dirias secara
khas sasak dan berjalan kaki menuju
rumah pengantin perempuan dengan diiringi oleh warga sekitar yang ikut dirias dan gendang belek atau kecimol.
8.
Bales ones naeng/nongkol
9.
Bales ones naeng/nongkol adalah tahapan akhir
dalam acara merarik/menikah yang dimana kedua pengantin beserta keluarga pengantin laki-laki kembali
ke rumah pengantin perempuan pada malam hari setelah acara nyongkolan.Acara
Bales ones naeng/nongkol juga bisa dilakukan setelah tiga hari acara
nyongkolan.Acara Bales ones naeng/nongkol bertujuan untuk memperkuat
silaturrahmi antar kedua belah pihak.
Sekian beberapa tahapan dalam acara merarik/menikah dalam
tradisi Lombok.
Penulis : MAYA ARISKA DAMAYANTI
Narasumber : H. M. JUMARIP S.Pd
Jumat, 09 Mei 2014
perlunya semangat
semangat sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari,karena dengan semangatlah yang mampu menguatkan seseorang dlam suatu kondisi apapun.Semangat timbul dalam diri seseorang yang diatur oleh otak dan suasana hati :SEMANGAAAAATTT :)
Langganan:
Postingan (Atom)





